Langsing Lebih Cepat Dengan Bekatul

Bekatul selama ini dikenal sebagai makanan ayam, tapi ternyata manfaatnya luar biasa untuk melangsingkan tubuh. Apa saja yang terkandung di dalamnya?

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk mengonsumsi nasi, sebenarnya masyarakat Indonesia cukup familiar dengan bekatul. Pasalnya, bekatul adalah kulit ari padi yang terlepas ketika proses penggilingan. Bekatul berwarna krem atau kecokelatan dan berbentuk serbuk.

Sayangnya, selama ini bekatul justru lebih dikenal sebagai pakan ternak. Bukan bahan makanan untuk manusia. Padahal, manfaat dan kadungan nutrisi bekatul cukup banyakk, salah satunya bisa melangsingkan tubuh.

Bekatul sangat baik untuk melangsingkan tubuh karena mengandung banyak serat dan vitamin yang memberikan efek kenyang cukup lama. Akibatnya, setelah mengonsumsi bekatul tidak ada keinginan untuk ngemil. Dan, tidak hanya kaya serat, bekatul juga rendah kalori, sehingga tidak akan menambah presentase asupan kalori dalam tubuh.

KANDUNGAN

Mengapa bekatul sangat baik untuk melangsingkan tubuh? Hal ini tentu terkait dengan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Kandungan nutrisi bekatul justru lebih banyak ketimbang beras. Kandungannya antara lain:

Serat

Serat merupakan kandungan nutrisi tertinggi dalam bekatul selain ribloflavin dan thiamin.

Kandungan serat tertinggi dari bekatul inlah yang sangat baik untuk pencernaan.

Namun, serat, ribloflavin atau vitamin B2 dan thiamin atau B1, bukanlah satu-satunya keistimewaan bekatul. Masih banyak kandungan gizi lainnya seperti protein, sumber asam lemak tak jenuh esensial dan beragam vitamin lainnya, seperti B3, B5, B6, dan tokoferol.

Komponen Bioaktif

Komponen bioaktif pangan yang terdapat dalam bekatul adalah antioksidan tokoferol (vitamin E), tokotriol, oryzanol, dan pangamic acid atau vitamin B15.

Senyawa itu merupakan lemak dari bekatul yang sangat berharga untuk manusia. Sebab, bahan ini dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah terjadinya kanker dan melancarkan sekresi hormonal.

Sumber Mineral yang Baik

Bahan-bahan mineral yang cukup tinggi dalam bekatul antara lain kalsium, magnesium, niacin, dan fosfor. Semua bahan ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menguatkan tulang serta meroduksi sel-sel darah merah.

KAYA MANFAAT

Dari kandungan mikronutrien yang ada di dalamnya, bekatul ini tentu kaya manfaat. Terutama yang berhubungan dengan kesehatan. Manfaat itu di antaranya:

Memperbaiki Sistem Pencernaan

Kandungan serat yang terdapat pada bekatul sangat baik untuk pencernaan manusia. Sebab, bekatul tergolong serat yang tidak larut sehingga mampu menggelontor lemak-lemak yang menempel pada usus.

Konsumsi bekatul sangat berpengaruh pada kelancaran buang air besar seseorang.

Waktu transit makanan di usus yang terlalu lama bisa jadi masalah tersendiri. Tetapi bekatul mampu melancarkan buang air besar sehingga waktu transitnya tidak terlalu lama. Selain itu, bekatul juga baik untuk penderita maag, sebab serat bekatul juga berfungsi pada pengenceran asam-asam atau garam-garam empedu, sterol serta beberapa zat makanan.

Mencegah Proses Oksidasi

Vitamin E, B15 dan oryzanol merupakan antioksidan yang sangat baik untuk mencegah proses oksidasi akibat radikal bebas pada sel-sel tubuh. Antioksidan ini akan bereaksi dengan oksidan untuk menghambat oksidasi dan stres oksidatif pada sel-sel tubuh.

Jika asupanini terpenuhi dengan baik, tubuh tidak sekadar memiliki perlindungan terhadap radikal bebas tapi juga melakukan perbaikan yang melindungi akumulasi molekul yang rusak secara oksidatif.

Mengurangi Risiko Nyeri Saraf

Tidak hanya bermanfaat untuk melancarkan pencernaan yang berimbas pada penurunan berat badan, nutrisi dalam bekatul juga bisa mengurangi risiko nyeri saraf. Konsumsi bekatul dalam jangka panjang bisa menjauhkan gangguan sendi. Sebab, vitamin B1 dan B2 dalam bekatul dapat menghindarkan risiko nyeri saraf atau neuritis.

MENURUNKAN BERAT BADAN

Dengan kandungan nutrisi yang ada di dalam bekatul serta manfaatnya, tentu tidak salah jika bahan makan ini sangat cocok untuk menurunkan berat badan.

Tidak sekadar berkurang, tapi juga sehat. Sebab, banyak nutrisi yang penting bagi tubuh yang terkandung dalam bekatul.

Jadi, meski berat badan turun, tetap sehat. Dan usahakan untuk konsisten pada penurunan setengah kilogram setiap minggunya agar tidak memengaruhi kerja tubuh. Hanya saja, bekatul ini bukanlah makanan utama, melainkan hanya pendamping. Jadi, hanya suplemen yang bisa dikonsumsi pada selang waktu antara pagi dan siang atau makan siang dan malam.

Untuk takaran sekali makannya sendiri, tidak di beri ukuran khusus.  Ini bergantung pada selera masing-masing orang yang tidak sama.

CARA MENKONSUMSI

Bekatul berbentuk butiran yang tidak terlalu kasar dan memiliki aroma khas serta tidak berasa. Karenanya, agar enak dikonsumsi, bekatul harus diolah atau dicampur dengan bahan-bahan lainnya.

Berikut ini beberapa cara pengolahan bekatul agar lebih nikmati dikonsumsi.

Dikukus dengan Daun Pisang

Aroma alami daun pisang bisa memberi cita rasa tersendiri untuk makanan. Karenanya, di sarankan agar pengolahan bekatul dengan dikukus menggunakan daun pisang.

Selain memberikan aroma khas, kandungan nutrisi pentingnya juga tidak akan rusak.

Belum ada yang mengalahkan daun pisang, selain ada aroma khas, daun pisang ini juga melindungi nutrisi dalam bahan makanan tersebut tidak rusak sehingga manfaatnya tetap didapat.

Sebagai Campuran Roti atau Makanan

Agar lebih bervariasi, bekatul juga dapat digunakan sebagai campuran roti atau makanan. Misalnya kue kering atau jajanan tradisional Campuran bekatul sebagai minuman atau makanan boleh dilakukan agar enak dikonsumsi.

Boleh saja dimakan dengan buah-buahan atau sayuran, asalkan tidak sampai merusak kandungan nutrisinya. Perhatikan cara mengkonsumsi bekatul. Misalnya jika digunakan untuk diet menurunkan berat badan, sebaiknya bekatul tidak dimakan bersama makanan yang memiliki nilai kalori tinggi.

Ditambah Perasa

Jika ingin mengonsumsi bekatul tanpa makanan yang lain, Bambang menyarankan menambahkan flavour berasa apapun. Misalnya manis, asin, atau asam agar enak dikonsumsi. Tapi sekali lagi jangan sampai merusak nilai nutrisi atau menambahkan kalori ke dalamnya.

Dicampur Air Hangat

Untuk menjaga stamina, bekatul bisa dikonsumsi dengan melarutkannya dalam air hangat kuku sebanyak satu sendok makan di pagi dan sore hari.

BUKAN DEDAK

Jangan ragu mengonsumsi bekatul, sebab bekatul ini bukan dedak yang dimakan unggas. Bekatul dan dedak memang sama-sama bagian dari padi.

Dedak merupakan hasil penggilingan padi yang pertama dan berwarna kekuningan serta agak kasar. Sedangkan bekatul, hasil penyosohan kedua yang berwarna putih dengan tekstur lebih halus.

Kalau zaman dulu beras tidak terlalu putih karena penggilingan kurang bersih. Tapi justru beras yang seperti itu memiliki nutrisi tinggi.

Manfaat bekatul ini semakin gencar disebarkan sejak ditemukannya kandungan vitamin B1 di dalamnya, dan penelitian ini dilakukan oleh dr. Eijkman. Sejak itu, pemisahan antara bekatul dan dedak dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari bekatul.

Waspada Efek Samping!

Meski sudah diketahui kandungan gizi dan manfaatnya, tapi bekatul ini juga memiliki efek samping. Ada beberapa efek samping yang sebaiknya diwaspadai, yaitu:

Diare

Diare akan muncul pada awal konsumsi. Sebab, kandungan serat yang tidak larut akan menggelontor lemak sehingga tekstur feses cenderung lebih lembek. Dan, proses penggelontoran lemak-lemak ini menyebabkan buang air besar sangat lancar sehingga mirip diare.

Tapi kasus ini sangat jarang dan hanya terjadi di awal, setelah itu akan normal. Hanya jika berlangsung lebih dari dua hari sebaiknya konsumsi dihentikan

Mual

Efek mual juga mungkin muncul tapi jarang terjadi. Biasanya dialami penderita maag. Ini disebabkan produksi asam lambung yang belum stabil. Jika ini terjadi, sebaiknya konsumsi bekatul dicampur air. Misalnya satu sendok makan bekatul dicampur satu gelas air putih atau dimakan dengan agar-agar.

Short URL: http://wanitacosmo.com/?p=199

Related content from another blog:

Posted by on Nov 3 2010. Filed under Tips Kecantikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

 

Incoming search terms for the article:

cara mengolah bekatulcara mengkonsumsi bekatullangsing dengan bekatuldiet bekatulefek samping bekatulbekatul untuk dietcara konsumsi bekatulResep cake bekatulbekatulcara minum bekatul

Search Archive

Search by Date
Search by Category
Search with Google
Popular Search Terms Log in
AutoCar Bulletin
close
  • none found - should be never happened.