Lingkar Pinggang Kecil

Jangan remehkan berapa sentimeter ukuran lingkar pinggang Anda. Sebab, jika berlebihan bisa menjadi sumber penyakit. Apa saja penyakit itu dan bagaimana menjaga lingkar pinggang tetap ideal. Berikut penjelasannya?

Memiliki ukuran lingkar pinggang yang kecil tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi perempuan. Selain bisa mencetak siluet tubuh menjadi mirip biola, lingkar pinggang yang kecil juga salah satu indikasi lemak di area perut tidak menumpuk.

Dengan demikian, penyakit berbahaya pun bisa dihindarkan. Hal ini ditegaskan Dr. Heru Wiyono SpPD yang menyatakan bahwa ukuran pinggang yang ekstra tidak sekadar memperburuk penampilan, tapi juga bisa menjadi indikasi adanya beberapa penyakit yang harus diwaspadai.

“Jika ukuran lingkar pinggang melebihi batas maksimal, dikhawatirkan muncul beberapa penyakit yang cukup membahayakan. Untuk itu sebaiknya ukuran lingkar pinggang ini harus benar-benar dijaga agar tidak melebihi batas,” kata dokter spesialis penyakit dalam di RS Spesialis Husada Utama Surabaya ini.

Ukuran Ideal

Lantas berapa ukuran ideal lingkar pinggang kita? Dikatakan Heru, ada perbedaan antara lingkar pinggang laki-laki dan perempuan. Ini disebabkan adanya perbedaan fungsi beberapa organ antara laki-laki dan perempuan.

Perempuan memiliki ogan reproduksi yang harus dilindungi lemak. Sehingga ukuran pingggannya relatif lebih besar.

“Sehingga ketika hamil, timbunan lemak itu berfungsi untuk melindungi otak janin di awal trimester pertama,” kata Heru.

Namun secara umum, berdasarkan paparan beberapa literature dan Iternasional Diabetes Federation, ukuran maksimal lingkar pinggang perempuan adalah 80 sentimeter. Sedangkan pada laki-laki, ukuran maksimalnya adalah 90 sentimeter.

Pengukuran lingkar pinggang yang tepat dikatakan Heru adalah dari pusar melingkar ke belakang dan kembali lagi ke pusar.

“Yaitu setara dengan tinggi pusar atau umbilicus dan diukur dalam posisi mengeluarkan napas dan tahan napas.

Setelah mengetahui ukuran lingkar pinggang Anda, tentunya lebih mudah untuk menentukan apakah lingkar pinggang Anda ideal atau tidak.

Indikasi Penyakit

Ada beberapa indikasi penyakit yang bisa dilihat hanya dari lingkar pinggang yang berukuran lebih dari batas maksimal.

Penumpukan lemak pada perut dan pinggang ini memberi dampak serius terhadap kesehatan secara umum. Salah satunya adalah penyakit sindroma metabolik yang mengancam.

Ini merupakan kelainan metabolik kenaikan risiko terjadinya penyakit. Sindroma metabolik ini akan menimbulkan beberapa penyakit yang mengandung faktor risiko, di antaranya:

Obesitas Abdominal

Jenis obesitas ini lebih berbahaya ketimbang obesitas lainnya. Sebab, bagian perut merupakan pusat fungsi organ-organ tubuh. Jika bagian sentral terganggu, otomatis dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh.

Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Penumpukan lemak pada area perut (adiposa) memunculkan hormon endokrin aktif yang melepaskan bahan-bahan dan zat kimia tertentu yang akan memengaruhi metabolisme dan sistem kardiovaskular.

Semakinn tinggi lemak abdominal, kadar HDL akan turun yang berarti rendahnya proteksi tubuh terhadap aterosklerosis (penyempitan  pembuluh darah oleh lemak).

Di sisi lain, LDL justru turun yang memerburuk kondisi tubuh. Selain itu juga akan meningkatkan trigliserida, tekanan darah dan gula pada penderita yang lebih rentan terjadi.

Diabetes Mellitus

Sekitar 75 persen penderita diabetes tipe dua merupakan akibat dari sindroma metabolik. Ini terkait dengan peningkatan gangguan pembuluhh darah.

Penyakit diabetes tipe dua ini merupakan penyakit umum terjadi pada masyarakat terkait gaya hidup tidak sehat.

Yaitu konsumsi lemak, kalori dan kolesterol tinggi. Selain itu, juga jarang berolahraga.

Jantung Koroner

Pada banyak pasien sindroma metabolik akan rentanterkena penyakit jantung koroner.diperkirakan 50 persen penderita sindroma metabolik terkena penyakit jantung koroner, dengan 37 persen di atas umur 45 tahun, dan terbanyak adalah wanita.

Penyebab Bertambah

Ada beberapa penyebab penambahan ukuran lingkar pinggang. Di antaranya adalah:

Diet yang Salah

Pola diet yang dilakukan secara sembarangan membuat tubuh stres. Akibatnya, tubuh menjadi craving sehingga apa pun disantap. Jika hal itu dilakkukan terus menerus, akan berimbas pada penambahan ukuran lingkar pinggang.

Konsumsi Karbohidrat Barlebihan

Karbohidrat memang bahan makanan penting untuk tubuh, sebab tanpa satu bahan ini tubuh akan lemas. Tetapi jumlahnya harus diperhatikan.

Sebab, karbohidrat akan diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam perut. Jika sudah seperti ini, lingkar pun akan membesar.

Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan lingkar pinggang makin bertambah. Ini disebabkan alkohol mengganggu metabolisme lemak dan merusak liver. Jika liver rusak, ada penimbunan cairan dalam perut atau disebut asites yang menyebabkan perut membesar

Cara Mencegah dan Mengatasi

Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mencegah penambahan ukuran lingkar pinggang. Caranya, olahragalah yang bersifat kardio secara teratur untuk membakar kalori.

“Jangan lupa terapkan diet yang tepat yang sesuai dengan kondisi tubuh. Lakkukan kedua hal trisi sehingga tubuh tetap berenergi meskipun asupan makanan dikurangi,” imbuh Heru.

Short URL: http://wanitacosmo.com/?p=205

Related content from another blog:

Posted by on Nov 6 2010. Filed under Tips Kecantikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

 

Incoming search terms for the article:

lingkar pinggang ideallingkar pinggang ideal wanitaukuran pinggang idealukuran pinggang ideal wanitaukuran lingkar pinggang wanita idealukuran lingkar pinggang idealukuran lingkar perut ideallingkar perut ideal wanitaukuran lingkar pinggang ideal wanitaukuran perut ideal

Search Archive

Search by Date
Search by Category
Search with Google
Popular Search Terms Log in
AutoCar Bulletin
close
  • none found - should be never happened.